Tinggi Ring Basket Dari Lantai

Ring bola basket merupakan bagian penting dalam setiap pertandingan bola basket dan merupakan perlengkapan bola basket yang harus tersedia karena untuk memenangkan pertandingan harus memasukkan bola ke dalam ring bola basket ini pada saat tim melakukan shooting.

Tingginya ring basket adalah 3.050 milimeter atau 3,05 meter dari lantai. Dihitung dari tinggi bagian atas ring/keranjang. Semua ring dalam permainan basket sama, hanya ada beberapa peraturan permainan yang diubah-ubah untuk soal kondisi lapangan dan ring, baik yang berlaku di NBA, FIBA dan DBL

Tinggi ring bola basket sebelumnya telah disinggung pada ukuran lapangan bola basket, karena ring bola basket merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan lapangan bola basket.

Jika kita mempelajari sejarah bola basket, tinggi ring bola basket ditentukan dengan ukuran sederhana.

Seiring dengan perkembangan olahraga bola basket dan terbentuknya federasi bola basket internasional (FIBA) yang merupakan induk organisasi bola basket dunia, tinggi ring bola basket ini distandarkan.

Sehingga dimanapun pertandingan bola basket digelar akan ditemui bentuk dan ukuran lapangan yang sama.

Tinggi ring bola basket

Peraturan resmi FIBA menyatakan, dalam sebuah permainan bola basket, lapangan basket harus ada dua backstop unit (istilah resmi dari sebuah unit ring basket yang mencakup keranjang, jaring, papan, dan tiang) di kedua sisi lapangan.

Backstop unit terdiri dari:

  • 1 papan,
  • 1 ring basket,
  • 1 jaring, dan
  • 1 tiang struktur.

Ukuran Papan Basket atau Backboard

Walaupun yang dibahas adalah tinggi ring bola basket, namun ukuran papan board juga perlu diketahui.

  • Untuk pertandingan resmi, ukuran panjang x lebar sebuah papan adalah 1.800 mm (dengan toleransi 30 mm) x 1.200 mm (dengan toleransi 20 mm).
  • Papan dibuat dengan material tempered safety glass. Dengan permukaan yang mendatar rata, tidak memantulkan cahaya, dan tidak ada sambungan apapun.
  • Menggunakan papan yang transparan, garis petunjuk pada papan dibuat dengan warna putih dan lebar 50 mm, dengan bentuk garis seperti pada gambar di bawah.
  • Papan juga harus dilengkapi dengan lighting di sekelilingnya, dengan minimal lebar 10 mm.

Papan Basket atau Backboard

Ukuran Ring Basket

Tidak hanya tinggi ring bola basket yang harus diperhatikan, Ring bola basket itu sendiri harus sesuai aturan. Ring merupakan keranjang berbentuk bundar ini menurut FIBA harus dibuat dengan material solid steell (besi).

  • Diameter ring basket standar adalah 450 mm – 459 mm.
  • Ring harus dicat dengan warna orange, dengan ketebalan 16 mm – 20 mm.
  • Jarak titik terdekat ring dengan papan adalah 151 mm.

Ring Basket

Ukuran Jaring atau Net Basket

Penggunaan jaring pun ada aturannya dan tidak bisa sembarangan. Berdasar peraturan bola basket FIBA, jaring yang digunakan untuk sebuah ring basket haruslah:

  • Digantungkan pada ring.
  • Dibuat agar jaring tersebut dapat menghambat bola sepersekian waktu ketika bola tersebut melewati jaring.
  • Berukuran panjang 400 mm – 500 mm.
  • Dengan 12 bagian jaring tergantung di ring.

Selain itu, jaring juga harus dipastikan tidak kaku, untuk mencegah bola tersangkut di dalamnya pada saat shooting bola basket.

Tiang Basket atau Support Structure

Untuk tiang penyangga, FIBA mengharuskan kita untuk menggunakan tiang yang floor-fixed (menancap secara permanen pada lantai) atau menggunakan tiang yang mobile, yang dapat dipindahkan, biasanya menggunakan roda.

Detail ukuran tiang basket adalah sebagai berikut:

  • Tiang dilapisi dengan warna cerah, atau kontras dengan warna background di belakangnya, agar pemain dapat dengan jelas melihat adanya tiang.
  • Memastikan ring basket tidak bergerak ketika terkena getaran (karena tembakan, dunk, atau kondisi lainnya), bahkan meski tiang bertipe mobile, dengan cara menambahkan beban di bagian bawah tiang penyangga.
  • Tinggi ring basket adalah 3.050 milimeter atau 3,05 meter dari lantai. Dihitung dari tinggi bagian atas ring/keranjang.

Sejarah Perkembangan Ukuran Ring Basket

Menurut aturan resmi FIBA, tinggi ring basket berjarak 10 kaki atau 305 sentimeter di atas tanah.

Mudah diingat. Namun, mungkin ada yang belum tahu bagaimana tinggi ring basket ditentukan. Ternyata ada sejarah mengenai penetapan tinggi, serta perkembangan hingga berwujud seperti sekarang.

Banyak orang salah mengira bahwa tinggi ring basket 305 sentimeter di atas tanah hanya angka yang bagus semata. Tetapi dalam sejarah bola basket, sudah bisa ditemukan cerita awalnya.

Ada seorang instruktur senam Kanada di sekolah YMCA di Springfield, Massachusetts, bernama James Naismith. Selama musim dingin pada tahun 1891, Naismith diberi tugas menciptakan permainan yang menyenangkan dan menantang, namun bisa dimainkan di dalam ruangan.

Naismith mengambil inspirasi dari sepak bola, dengan memainkan permainan tim. Pada saat itu, ring basket jelas tidak ada.

Sebagai gantinya, Naismith menggantung keranjang persik di pagar lintasan lari yang mengelilingi ruangan olahraga. Pagar tersebut tingginya 10 kaki (305 sentimeter).

1 Januari 1981, Keranjang Persik

Model ring basket pertama

Ring basket pertama dibuat oleh Dr. James Naismith pada tahun 1891. Keranjang persik yang tidak memiliki lubang di bagian bawahnya, dengan pelek logam sebagai penopang.

Diletakkan di dinding dengan tinggi 305 sentimeter. Setiap kali bola masuk keranjang, harus diambil dengan tangga. Ini menciptakan masalah baru, yaitu mengambil bola memerlukan waktu yang lama.

1 Januari 1893, Penambahan Papan

Ring basket 1 Januari 1893

Hanya dua tahun setelah olahraga ini ditemukan, papan di belakang ring ditambahkan. Papan ini mampu membuat permainan lebih seru, khususnya adanya rebound dan pemain lebih bebas melepaskan tembakan tanpa khawatir bola mengenai penonton.

Pada tahun 1904 papan masih terbuat dari kayu, tetapi pada tahun 1909 papan kaca mulai dipakai.

2 Februari 1893, Dibuat Tanda Kotak di Papan

Model ring basket pada 2 Februari 1893

Tanda kotak ditambahkan pada papan. Alasannya waktu itu agar pemain punya panduan untuk menembak. Tetapi justru membuat permainan lebih menarik. Pemain lebih jelas melihat ring.

Ini juga membuat pemain bisa melakukan slam dunk, karena papan dan ring terlihat dengan tanda kotak dengan warna kontras.

1 Januari 1901

Ring basket pada 1 Januari 1901

Setelah 10 tahun, perkembangan olahraga ini semakin pesat. Pada 1894, bola basket pertama kali ditemukan. Kemudian pada 1901, pelek logam mulai digunakan.

Sementara itu, ring sudah memakai jaring sehingga bola bisa meluncur ke bawah dengan aman.Pelek logam memungkinkan permainan lebih aman.

Tetapi jaringnya masih menggunakan anyaman besi. Perlu diingat bahwa jaring tersebut belum berlubang di bagian bawah.

1 Januari 1912

Ring basket pada 1 Januari 1912

Akhirnya jaring besi digantikan bahan nilon pada tahun 1912. Inilah inovasi terakhir ring basket yang dipakai sampai sekarang. Terdapat lubang di bagian bawah jaring, sehingga permainan bisa berjalan lebih cepat.

Ukuran Tinggi Ring Basket yang Dipakai Sekarang

Untuk pemain laki-laki, sudah jelas bahwa mereka diberi ring dengan tinggi 305 sentimeter dari atas tanah. Sedangkan untuk pemain wanita juga tidak ada perbedaan. Pembeda tinggi ring basket didasarkan pada usia pemain.

Pembeda tinggi ring basket didasarkan pada usia pemain

Berikut daftar tinggi ring basket yang dipakai:

  • Usia 5 – 7 tahun: 183 cm
  • Usia 8 – 10 tahun: 244 cm
  • Usia 11 tahun: 274 cm
  • Usia 12 tahun ke atas: 305 cm

Awalnya memang merepotkan dengan aturan tersebut. Karena harus menyediakan banyak tiang untuk ring, sesuai dengan usia pemain.

Namun beberapa produsen alat olahraga akhirnya membuat ring dengan tiang yang bisa disesuaikan tingginya. Masalah pun teratasi.

Alasan Tinggi Ring Basket Tidak Berubah

Pada tahun 1946, ketika NBA pertama kali dimulai, para pemain rata-rata setinggi 180 hingga 195 sentimeter. Namun untuk saat ini, rata-rata tinggi pemain bisa mencapai 190 hingga 200 sentimeter. Bahkan ada yang lebih tinggi.

Itu membuat beberapa orang berpendapat bahwa seharusnya tinggi ring basket ditambah. Alasannya semakin tinggi ring basket, maka fundamental pemain menjadi lebih penting. Bukan hanya soal tinggi badan dan fisik pemain.

Tapi argumen tersebut sampai hari ini dianggap kurang kuat. Justru dengan tinggi 305 sentimeter, dan rata-rata tinggi pemain 200 sentimeter membuat slam dunk bisa lebih mudah. Jujur saja, semua orang yang menyaksikan bola basket, ingin melihat lebih banyak slam dunk selama pertandingan.

Selain itu, tampaknya tidak akan ada habisnya bila berdebat tentang tinggi ring basket. Sebab akan selalu ada orang yang bisa mencapai ketinggian tersebut.

Jangan lupa, bahwa Dwight Howard dulu pernah mencetak slam dunk di ring setinggi 365 sentimeter pada Slam Dunk Contest NBA tahun 2009.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close