Kobe Bryant: Legenda Bola Basket AS yang Wafat Akibat Kecelakaan Helikopter

Kobe Bryant, legenda bola basket Amerika Serikat, wafat dalam kecelakaan helikopter di Kota Calabasas, California bersama dengan putrinya, Gianna, dan tujuh orang lainnya.

Berdasarkan sejumlah laporan, mantan atlet bola basket berusia 41 tahun itu sedang bepergian bersama helikopter pribadi ketika kendaraan tersebut jatuh dan meledak. Selain Bryant dan putrinya yang berusia 13 tahun, identitas korban-korban lain belum diungkap.

Asosiasi Bola Basket Nasional AS menyebut bahwa mereka “amat sedih dengan meninggalnya Kobe Bryant dan putrinya, Gianna, secara tragis”.

“Selama 20 musim, Kobe menunjukkan kepada kita apa yang mungkin saat bakat luar biasa berpadu dengan pengabdian sepenuhnya untuk menang,” sebut NBA.

Pria peraih lima kali juara NBA bersama Los Angeles Lakers itu dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang sejarah olah raga bola basket.

Apa yang kita ketahui soal Kobe Bryant?

Menurut pernyataan pemerintah Kota Calabasas, “kendaraan itu jatuh di lapangan terbuka Las Virgenes yang terpencil sekitar pukul 10.00 pagi ini. Tiada orang di darat yang terluka.”

Gavin Masak, seorang warga setempat, menceritakan kepada CBS News detik-detik setelah helikopter tersebut jatuh.

“Suaranya tidak persis seperti ledakan, tapi seperti dentuman keras. Suaranya seperti helikopter, tapi mirip jet, sangat keras. Saya lalu pergi ke dalam rumah dan memberitahu ayah saya apa yang terjadi. Ketika saya ke luar, saya melihat asap di bukit, tapi bukan asap hitam dan besar, warnanya abu-abu,” tutur Masak.

Sejumlah saksi mata lainnya memaparkan kepada situs TMZ bahwa mereka mendengar suara mesin helikopter berdengung sebelum jatuh.

Departemen Sheriff Los Angeles County memperlihatkan foto-foto di lokasi kejadian, yang menunjukkan sebuah truk pemadam kebakaran dan asap membubung dari bukit.

Badan Penerbangan Federal AS menyebut helikopter yang jatuh merupakan jenis Sikorsky S-76. Lembaga itu menyatakan tengah menyelidiki peristiwa itu bersama dengan Badan Keselamatan Transportasi Nasional.

Kobe Bryant peraih lima kali juara NBA dan satu Piala Oscar
Kobe Bryant peraih lima kali juara NBA dan satu Piala Oscar.

Siapa Kobe Bryant?

Kobe Bryant bermain selama 20 tahun untuk Los Angeles Lakers. Dia pensiun pada April 2016.

Pencapaiannya meliputi penghargaan pemain terbaik (MVP) NBA pada 2008 dan dua kali pemain terbaik pada putaran final NBA. Dia juga pernah dua kali tampil sebagai pencetak skor terbanyak NBA dan dua kali menjadi anggota tim basket AS peraih medali emas Olimpiade.

Pada 2006, dia mendulang 81 angka saat melawan Toronto Raptors, rekor kedua tertinggi sepanjang sejarah NBA dalam satu pertandingan.

Di luar lapangan bola basket, dia meraih Piala Oscar pada 2018 untuk Dear Basketball, film animasi singkat berdasarkan surat cintanya kepada olah raga bola basket yang dia tulis pada 2015.

Bryant dan istrinya, Vanessa, memiliki empat putri, Gianna, Natalia, Bianca, dan Capri.

Lepas dari prestasi, Bryant pernah dituding melakukan penyerangan seksual pada 2003 oleh perempuan berusia 19 tahun yang bekerja di sebuah resor di Colorado.

Bryant membantah tuduhan tersebut, seraya mengatakan dia dan perempuan itu melakukan hubungan seks atas dasar suka sama suka. Kasus tersebut gugur setelah sang perempuan menolak bersaksi di pengadilan.

Belakangan Bryant meminta maaf dan menyatakan dirinya menyadari “dia [perempuan itu] tidak memandang insiden ini dengan pandangan yang sama seperti saya.” Perdamaian kemudian tercapai di luar pengadilan.

Bagaimana reaksinya dunia terhadap kematian Kobe Bryant?

Berbagai bintang olah raga menuliskan komentar mereka di media sosial setelah berita tentang Bryant mengemuka.

Shaquille O’Neal, yang berdampingan dengan Bryant di LA Lakers antara 1996 dan 2004, mengatakan “tiada kata-kata untuk mengungkapkan rasa sakit yang saya sedang lalui”.

“Saya mencintaimu dan dirimu akan dirindukan,” tulis O’Neal pada akun Instagramnya disertai foto dirinya dan Bryant dalam seragam Lakers.

Pelari cepat peraih delapan medali emas Olimpiade, Usain Bolt, mengatakan dirinya tidak bisa percaya dengan apa yang terjadi.

“Berita buruk,” tulis Presiden AS Donald Trump.

Sementara mantan Presiden Barack Obama menggambarkan Bryant sebagai “legenda lapangan”.

Source
https://www.bbc.com/indonesia/olahraga-51259419

Lihat juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close